Selasa, 22 Maret 2016

Radio


Radio Siaran



Sebelum tahun 1950-an , ketika televisi menyedot banyak perhatian khalayak radio siaran , bnyak orang memperkirakan bahwa radio siaran berada dilambang kematian . Radio adalah media masa elektronik tertua dan sangat luwes. Selama satu abad lebih keberadaannya, radio siaran telah berhasil mengatasi persaingan keras dengan bioskop, rekaman kaset, televisi, televisi kabel, electronicgames dan personal cassetplayers.


Radio telah beradaptasi dengan perubahan dunia , dengan mengembangkan hubungan saling menguntungkan dan melengkapi dengan media lainnya .Walaupun radio sekarang tidak terlalu banyak orang yang mendengarkan tetapi radio tetap beradaptasi dengan perubahan dunia, dengan mengembangkan hubungan saling menguntungkan dan melengkapi media lainnya.


Keunggulan radio adalah berada di mana saja, ketika kita bersantai di rumah, di kantor, di jalan, di pantai, di restaurant dan berbagai tempat lainnya. Dan radio juga bisa menjual bagi pengiklan yang produknya di rancang khusus untuk khalayak tertentu.


Jaringan radio siaran dirancang oleh dua atau lebih stasiun radio siaran yang membuat program secara simulutan. Anggota stasiun radio siaran disebut offiliates yang dapat menata hubungan secara teknik dan bergabung atau berafiliasi dalam meramu program mereka.

Dalam membicarakan radio siaran, kita perlu mengetahuisecara sekilas sejarah radio siaran di tempat lahirnya, yakni Amerika Serikat dan Inggris.radio siaran sebagai alat komunikasi di temukan setelah mesin cetak di temukan.


Radio mula mula di kenalkan oleh David Sarnoff pada tahun 1915. Lee De Forest melalui radio siaran eksperimennya pada tahun 1916 telah menyiarkan kampanye pemilihan Presiden Amerika Serikat antara Wilson  dan Hugges kepada masyarakat umum sehinnga ia di anggap sebagai pelopor radio siaran, dan ia di juluki thefather of radio siaran atau bapak radio siaran juga yang mula mula menyiarkan berita radio siaran. Mulai tahun 1920 masyarakat Amerika Serikat telah dapat menikmati radio siaran secara teratur dengan berbagai programnya.


Karakteristik radio siaran

 
Mark W . Hall dalam buku BroadcastJournalismmengumukakan bahwa perbedaan mendasar antara media cetak dengan radio siaran ialah media cetak di buat untuk konsumsi mata, dan sedangkan radio ialah siaran untuk konsumsi telinga.  

a.       Auditori
Sifat auditori itu adalah sebagai konsekuensi dari radio siaran untuk di dengar. Karena kemampuan mendengar manusia itu sangat terbatas, maka pesan komunikasi melalui radio siaran diterima dengan selintas.
b.      Radio Is The New
Radio siaran di bandingkan dengan media masa lainnya adalah yang paling aktual, hitunganya hanya dalam detik dan penyampaiannya yang lebih simpel. Radio juga bisa melakukan liputan secara  live dari tempat kejadian tersebut. Dalam radio di kenal sebagai rewritingtoupdate.
c.       Imajinatif
Karna hanya indra pendengarannya yang di gunakan khalayak, dan penyampaian beritanya pun selitas, maka radio dapat mengajak komunikannya untuk berimajinasi.
d.      Akrab
Sifat radio siaran yang lainnya adalah akrab atau intim . seorang penyiar radio seolah-olah berada di kamar pendengar , menemani pendengar dan lain-lain .
e.       Menjaga Mobilitas
Kita jarang mendengarkan acara siaran radio siaran dengan cara duduk dan mendekatkan telinga pada pesawat radio . Pada umumnya kita mendengarkan radio sambil melakukan aktivitas lain , seperti mengendari mobil , menyetrika baju , makan , menulis  bahkan berbiacara dengan orang lain. Mobilitas pendengaran terjaga , karena pendengar tidak meninggalkan pekerjaan ketika mendengarkan radio . 



Daftar pusaka

Ardianto,Elvinaro . 2007 . Komunikasi Massa . Bandung : simbiosarekatamamedias

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar